Cara Belajar yang Efektif.

Ijazah sama sekali bukan jaminan keterampilan kerja seorang. Trampil tidaknya menerapkan apa yang dipelajari, bergantung kepada alasan untuk belajar; orang yang belajar dengan tujuan menguasai bidang pelajaran, ketrampilannya bekerja akan baik, jauh lebih baik dari pada yang belajar agar memperoleh ijazah.

Cara belajar efektif

Ijazah sama sekali bukan jaminan keterampilan kerja seorang. Trampil tidaknya menerapkan apa yang dipelajari, bergantung kepada alasan untuk belajar; orang yang belajar dengan tujuan menguasai bidang pelajaran, ketrampilannya bekerja akan baik, jauh lebih baik dari pada yang belajar agar memperoleh ijazah.

Ali Baba dan 40 Penyamun.

Ternyata, kendi-kendi itu berisi manusia; Mardiana sadar akan bahaya yang sedang mengancam. Ia mengetuk perlahan setiap kendi, dan membisikkan: “Belum saatnya, sebentar lagi.” Satu persatu kendi dihampiri, sampai didapati kendi berisi minyak, diisikannya ke dalam lampu. Ia kembali dengan belanga besar.

Ali Baba dan hartanya

Ternyata, kendi-kendi itu berisi manusia; Mardiana sadar akan bahaya yang sedang mengancam. Ia mengetuk perlahan setiap kendi, dan membisikkan: “Belum saatnya, sebentar lagi.” Satu persatu kendi dihampiri, sampai didapati kendi berisi minyak, diisikannya ke dalam lampu. Ia kembali dengan belanga besar.

Empat Penulis Injil Kristus.

Siapa Matius, Markus, Lukas dan Yohanes? Mengapa isi tulisan Yohanes berbeda dengan tiga penulis lainnya?
Injil tulisan Yohanes menyatakan keikut sertaan Kristus dalam penciptaan mahluk. Pengutusan-Nya adalah wujud pesan yang hendak disampaikan Tuhan kepada mahluk ciptaan-Nya dalam wujud Manusia, cara berkomunikasi yang dimengerti manusia.

Penyalinan Injil

Siapa Matius, Markus, Lukas dan Yohanes? Mengapa isi tulisan Yohanes berbeda dengan tiga penulis lainnya?
Injil tulisan Yohanes menyatakan keikut sertaan Kristus dalam penciptaan mahluk. Pengutusan-Nya adalah wujud pesan yang hendak disampaikan Tuhan kepada mahluk ciptaan-Nya dalam wujud Manusia, cara berkomunikasi yang dimengerti manusia.

Mujizat dan Rasa Syukur.

Makin luas dan dalam pengetahuan, makin mudah dan akurat menandai keluar biasaan, keajaiban. Tetapi, soal men-syukuri keluar-biasaan itu sebagai mujizat adalah soal lain. Makin besar sikap mensyukuri seorang, makin jarang ia mengharap mujizat. Sedang yang tidak mampu bersyukur tidak mampu menandai mujizat, padahal mujizat itu sedang berlangsung didepannya.

Mengharap mujizat

Makin luas dan dalam pengetahuan, makin mudah dan akurat menandai keluar biasaan, keajaiban. Tetapi, soal men-syukuri keluar-biasaan itu sebagai mujizat adalah soal lain. Makin besar sikap mensyukuri seorang, makin jarang ia mengharap mujizat. Sedang yang tidak mampu bersyukur tidak mampu menandai mujizat, padahal mujizat itu sedang berlangsung didepannya.

Perjalanan ke Tanah Terjanji.

Perjalanan menuju tanah yang dijanjikan penuh sikap ketidak- taatan serta sikap membangkang terhadap-Nya. Musa sendiri tak mencapai Kanaan, ia hanya memandangnya dari kejauhan. Adakah Perjalanan itu juga menggambarkan perjalanan hidup di bumi sebelum mencapai sorga, yang juga dijanjikan Tuhan?

Musa memandang tanah Kanaan.

Perjalanan menuju tanah yang dijanjikan penuh sikap ketidak- taatan serta sikap membangkang terhadap-Nya. Musa sendiri tak mencapai Kanaan, ia hanya memandangnya dari kejauhan. Adakah Perjalanan itu juga menggambarkan perjalanan hidup di bumi sebelum mencapai sorga, yang juga dijanjikan Tuhan?

Menanamkan Kesan Produk.

Apakah produk bisnis anda telah mengesankan dan tertanam dalam benak konsumen, atau anda hanya menunggu kesasar nya konsumen ke tempat usaha anda? Hanya kesan yang baik saja yang akan membuat konsumen menjadi pelanggan tetap. Tetapi, bagaimanakah membangun kesan yang sedemikian?

Produk tanpa personality

Apakah produk bisnis anda telah mengesankan dan tertanam dalam benak konsumen, atau anda hanya menunggu kesasar nya konsumen ke tempat usaha anda? Hanya kesan yang baik saja yang akan membuat konsumen menjadi pelanggan tetap. Tetapi, bagaimanakah membangun kesan yang sedemikian?

Antara Komitmen dan Janji.

Adalah manusiawi, bahwa orang yang belum melihat perlunya memaknai hidup sendiri, memandang komitmen bagai beban dan keterikatan adalah belenggu; Komitmen dipahami seorang sesudah ia menemui dirinya sendiri, didalam peradaban yang mengenal akan nilai moral dan kehormatan; sebagai anggota kehidupan di atas bumi ini.

Komitmen

Adalah manusiawi, bahwa orang yang belum melihat perlunya memaknai hidup sendiri, memandang komitmen bagai beban dan keterikatan adalah belenggu; Komitmen dipahami seorang sesudah ia menemui dirinya sendiri, didalam peradaban yang mengenal akan nilai moral dan kehormatan; sebagai anggota kehidupan di atas bumi ini.

Pengalaman Kolonel.

Dalam ketenangan, kolonel dapat merasa bergetar pisau yang menyapu sepanjang leher, memotong helai demi helai janggut. Getar juga terasa pada jari tangan pencukur, menyentuh leher dan rahang. Ajudan cemas memperhatikan dari luar kaca pintu sambil memikir akan apa yang harus diperbuat apabila terjadi hal tidak diharapkan dan lokasi pos berjauhan dari tempat itu.

Kolonel sedang dicukur janggut.

Dalam ketenangan, kolonel dapat merasa bergetar pisau yang menyapu sepanjang leher, memotong helai demi helai janggut. Getar juga terasa pada jari tangan pencukur, menyentuh leher dan rahang. Ajudan cemas memperhatikan dari luar kaca pintu sambil memikir akan apa yang harus diperbuat apabila terjadi hal tidak diharapkan dan lokasi pos berjauhan dari tempat itu.