Dalam abad 17, propinsi HokKian, 5 terpidana hukuman berat yang menghibur diri di dalam sel, memainkan wayang terbuat dari kain perca, dengan kentongan berbagai peralatan makan sebagai musik pengiring, menjadi atraksi unik, yang menarik perhatian raja, yang kebetulan melihatnya.
Jumlah pembaca, Reader
Views: 1,441

Dalam abad 17, propinsi HokKian, 5 terpidana hukuman berat yang menghibur diri di dalam sel, memainkan wayang terbuat dari kain perca, dengan kentongan berbagai peralatan makan sebagai musik pengiring, menjadi atraksi unik, yang menarik perhatian raja, yang kebetulan melihatnya.