Dalam abad 17, propinsi HokKian, 5 terpidana hukuman berat yang menghibur diri di dalam sel, memainkan wayang terbuat dari kain perca, dengan kentongan berbagai peralatan makan sebagai iringan musik, menjadi atraksi, menarik perhatian raja yang kebetulan melihatnya.
Jumlah pembaca, Reader
Views: 408

Dalam abad 17, propinsi HokKian, 5 terpidana hukuman berat yang menghibur diri di dalam sel, memainkan wayang terbuat dari kain perca, dengan kentongan berbagai peralatan makan sebagai iringan musik, menjadi atraksi, menarik perhatian raja yang kebetulan melihatnya.