Artikel ini berbentuk puisi untuk instrospeksi, agar menyadari sumber derita yang sebenarnya, yaitu kekerasan yang sangat halus, sehingga tersamar, dan siapa korban dibalik semua itu. Dengan demikian kita dapat mencintai dengan arif bijaksana, damai dalam diri.
Jumlah pembaca, Reader
Views: 13,788

Artikel ini berbentuk puisi untuk instrospeksi, agar menyadari sumber derita yang sebenarnya, yaitu kekerasan yang sangat halus, sehingga tersamar, dan siapa korban dibalik semua itu. Dengan demikian kita dapat mencintai dengan arif bijaksana, damai dalam diri.