Tentu kita pernah mengalami kesusahan, dan selagi memikirkan jalan keluarnya, lalu entah dari mana datangnya, muncul sosok yang membuat kesusahan tadi teratasi.
Atau selagi kegiatan berjalan sebagaimana biasa, kita mendengar sosok membawakan kabar mengenai kesempatan yang kemudian menjadi masa depan yang baik bagi kita.
Adapula kejadian seorang membeli lembar undian terakhir yang dibeli dari anak penjaja yang merayu untuk membeli, keesokannya nomor undian itu keluar sebagai pemenang. Dan banyak lagi kejadian mengenai keberuntungan.
Kehadiran Kui Jin.
Sosok itu, mungkin seseorang yang sudah kita kenal, ataupun orang asing sama sekali, namun kehadirannya sungguh diluar dugaan, tiada tersangkakan. Bahkan. juga bukan merupakan jawab atas doa, karena tidak berkaitan dengan agama apapun.

Ada yang menyebut sebagai malaikat penolong, yang lain menyebut dewa-dewi, dalam tradisi Tiongkok disebut sebagai Kui Jin.
Terjemahannya “Orang mahal”, yang berarti harfiah dewa penolong, dewa keberuntungan.
Datangnya tidak pernah berupa roh, malaikat, atau dewa dewi (bagi yang pernah melihat malaikat atau dewa dewi).
Sosok itu adalah mahluk yang hidup di bumi dapat disentuh secara phisik, berupa manusia ataupun hewan, begitulah mengenai pengertian Kui Jin.
Lawan Kui Jin adalah Swe JIn (terjemahannya “orang kecil”). Swe Jin merupakan sosok yang selalu mendatangkan petaka, kesusahan, bahaya, kemalangan dan sebagainya.
Normalnya, setiap orang mendambakan Kui Jin (disadari maupun tidak), karena selain mendatangkan keselamatan, pertolongan, keberuntungan dan hal baik lainnya, Kui Jin juga menjauhkan Swe Jin dari diri sendiri dan keluarga tercinta.
Makin banyak para Kui Jin disekeliling kita, makin menjauh para Swe Jin dari kita. Akan tetapi, bagaimana agar para Kui Jin mendekat kepada kita?
Mengundang kehadiran Kui Jin.
Untuk mendatangkan, mengundang kehadiran dan kedekatan Kui Jin, kita perlu bergaul dengan para Kui Jin, agar mau mengenal, dan senang berdekatan dengan kita. Kiranya, jalan paling efektif bergaul dengan Kui Jin adalah menjadi sesama Kui Jin.
Dengan menjadi Kui Jin bagi orang lain, maka para Kui Jin akan mengenali kita sebagai sesamanya dan berdekatan dengan kita.
Yang dimaksudkan, hendaklah kita peduli dan ber-empathy terhadap kesusahan orang lain, ringan tangan, murah hati, tidak perhitungan dalam berbuat kebaikan.
Makin sering “menjadi” Kui Jin bagi orang lain, makin akrab para Kui Jin terhadap kita. Jadi adalah baik untuk tidak mensia-siakan setiap kesempatan untuk bertindak sebagai Kui Jin.
Bilamana saat ini Kui Jin kurang berada disekeliling, ketika kita menghadapi kesusahan, sangat mungkin karena kita kurang peduli dengan orang lain.
Yang celaka adalah kebalikannya, menjadi Swe Jin terhadap sesama. Yang selalu enggan membantu karena rasa dengki melihat keberhasilan orang lain. Golongan Swe Jin tentu dijauhkan oleh khalayak. Biarlah di-akrab-i para Swe Jin pula.
Menjadi Kui Jin bagi sesama maupun hewan dan juga alam, tidak harus menganut suatu agama, juga tidak pernah menentang ajaran agama atau kepercayaan manapun.
Kalau anda mengatakan bahwa pemahaman mengenai Kui Jin ini berhubungan dengan hukum Karma, anda benar..!
Salam, selamat bergaul dengan para Kui Jin.