Galileo dan Gereja.

Setelah 359 tahun, barulah Paus Yohanes Paulus 2, atas nama Gereja Katholik menyatakan maaf dan menyatakan kebenaran mengenai tata surya. Galileo dihukum tahanan rumah seumur hidup, dikarena temuan nya, yang menjadi dasar berkembang pesat nya teknologi masa kini.

Galileo
Jumlah pembaca, Reader Views: 41,826

Pernahkah kita berpendapat bahwa apa yang tertulis dalam alkitab tidaklah seluruhnya berdasarkan kenyataan, atau pengetahuan? Untuk mendapat jawab, sebaiknya  melihat dahulu perjalanan hidup ilmuwan besar, tuan Galileo.

Galileo

Galileo, di daulat sebagai bapak ilmu pengetahuan modern, tokoh pelopor, dengan temuan bidang perbintangan, telescope, mathematics. ilmu alam.
Berkat temuannya, pengetahuan kini dapat berkembang, sebagaimana kita nikmati.

Galileo mengamati perbintangan dan pergerakan planet. Dengan telescope mencatat mengenai keadaan satelit, hingga kepada temuan nya mengenai tata-surya.

Dalam temuan itu, Galileo mengemukakan bahwa matahari adalah pusat perputaran sejumlah planet yang mengitarinya, termasuk bumi (planet) kita ini.
Sementara ajaran Gereja melihat bumi sebagai pusat dari alam semesta, sebagaimana dalam kitab Kejadian, mengapa kini merupakan planet pengikut matahari?

Dalam tahun itu pula, 1616, ia diperingatkan keras oleh Cardinal Robert Bellarmine agar tidak bertahan dengan temuannya. Sikap Galileo melunak agar terhindar dari hukuman, mengingat Gereja berpengaruh atas pemerintahan pada waktu itu.

Banyak khalayak percaya bahwa dalam belasan tahun kemudian, banyak tekanan atas Galileo, walau ada yang menduga bahwa ia tidak sampai mengalami siksaan badan.
Hingga ia menerbitkan buku “Dua System Dunia” dalam tahun 1632, berisikan antara lain; prihal perdebatan dengan cardinal, 16 tahun sebelumnya.

Untuk buku ini ia harus menjalani pemeriksaan oleh Gereja Katholik, Paus Urban VIII. Kali ini, Galileo dijatuhi hukuman, menurut tatanan yang berlaku di Roma.

Buku itu dilarang penerbitannya, Galileo dijebloskan ke penjara. Tetapi sehari kemudian keluar penjara, berkat bantuan relasi dalam pemerintahan. Hukuman berganti menjadi tahanan rumah seumur hidup, hingga meninggalnya tahun 1642.

Rencana semula, jenazah Galileo akan dimakamkan di gereja Santa Croce, Florence, di Basilica, dimana telah juga dimakamkan Michelangelo, dan Dante. Namun ditolak Paus yang berkeberatan karena temuan mengenai matahari dan bumi. Galileo dimakamkan di sebuah ruang kecil yang berdekatan.

Tahun 1737, jasad Galileo dipindah ke tempat rencana semula. Sebagai penghormatan, dibuat bangunan makam besar baginya. Pada saat mana para pengagumnya membuka peti mati, mengambil tiga potong jari, sebuah gigi dan ruas tulang belakangnya.
Alasan mengambil jari, adalah karena jari itulah yang menulis, mencatat, selagi bekerja.

Pembelaan Galileo mempertahankan dasar bukti menurut ilmu pengetahuan, menjadi titik balik bersejarah bagi revolusi ilmu pengetahuan terhadap alkitab.

Galileo fingerKini, jari tengahnya berada di museum Galileo, dalam telur gelas decoratif.
Jari itu menunjuk ke angkasa dan Vatikan.
Angkasa itulah yang membuatnya dihukum karena mempelajarinya.
Vatikan itulah yang memaksanya menyangkal bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.
Setelah 400 tahun, jari tengah Galileo masih menunjuk pada temuannya.

Adalah lazim dalam Gereja Vatikan menyimpan jari, atau tulang rahang dan sebagainya untuk dikenang.

Setelah 359 tahun, tepatnya 31 Oktober 1992, barulah Paus Yohanes Paulus 2, atas nama Gereja Katholik, menyatakan permintaan maaf kepada Galileo dan menyatakan kebenaran atas temuan Galileo.