Mengenal berbagai Kecerdasan.

Walau kecerdasan IQ dan EQ saling melengkapi, kombinasinya masih mungkin menimbulkan persoalan merugikan, untuk itu, diperlukan kehadiran kecerdasan spiritual SQ, yang merupakan penyeimbang dan pemersatu IQ dan EQ, guna meredam ambisi berlebihan, menghindari diri dari kejatuhan. Sedang AQ adalah kecerdasan penyempurnaan, yaitu…

Tough
Jumlah pembaca, Reader Views: 14,552

Setiap orang berbesar hati mendapati hasil test Kecerdasan Intelijen (IQ) nya bernilai tinggi. Kecerdasan rasional sangat dibutuhkan untuk membangun prestasi dan nilai IQ menunjukkan akan kecerdasan belajar, potensi untuk menangkap pelajaran. Tetapi IQ sendiri apakah cukup mendukung perjalanan menuju kepada keberhasilan?

Tidak sedikit penyandang autis, bermasalah dalam ber komunikasi, berkesulitan dalam berkomunikasi serta bergaul mempunyai IQ sangat tinggi. Ada banyak orang ber ijazah dengan angka mengagumkan namun hidupnya tidak menggembirakan.

Tough

Sebaliknya pada mereka yang kurang beruntung, tiada sempat mengikuti pendidikan tinggi, atau yang prestasi belajarnya lemah ada yang mendapat kehidupan teramat baik; makmur sejahtera.

Sejak bayi, IQ berkembang seiring  pertumbuhan phisik. IQ seorang tak dapat dipacu ataupun dilatihkan peningkatkannya.
Perkembangan IQ berjalan seriring dengan perkembangan phisik, itupun dapat diharapkan terjadi, bilamana didukung dengan asupan nutrisi yang baik.

IQ semasa lalu dibanggakan sebagai pendukung utama terhadap keberhasilan hidup, ternyata menurut penyelidikan, peran kontribusinya diperkirakan tidak lebih dari 30% saja. Ada beberapa kecerdasan lainnya yang perlu diperhitungkan diantaranya adalah yang berperan lebih besar, yaitu EQ.

EQ; kecerdasan emosional, adalah kecerdasan mengendali emosi diri. EQ dikenal akan perannya yang lebih besar dari pada peran IQ bahkan mencapai 50% porsi penentuan masa depan seseorang.

Seorang ber EQ tinggi terlihat dari kecerdasannya mengatur suasana hati, kemampuan memotivasi serta membangun rasa percaya diri, berpengertian mengenai bagaimana pengaruh emosi atas jalan pikiran (ciri leadership), karena itu ia berkemampuan besar untuk ber-adaptasi dengan sangat cepat dan pandai menjaga perasaan orang lain.

Hal kontras antara IQ dan EQ.

>>> Untuk membaca selengkapnya, dipersilahkan me LOG-IN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.